BIGtheme.net http://bigtheme.net/ecommerce/opencart OpenCart Templates
Home / KURIKULUM PLS

KURIKULUM PLS

KURIKULUM PENDIDIKAN LUAR SEKOLAH (PNF)
A. Latar Belakang
Kurikulum sebagai alat utama dalam pelaksanaan sebuah program studi, senantiasa memerlukan perubahan, pemutakhiran, dan penyempurnaan. Sumber atau pendorong diperlukannya perubahan ini dapat berasal dari: (a) tuntutan dunia kerja sebagai pengguna lulusan, (b) perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni, dan (c) lingkungan kebijakan.
Pendidikan luar sekolah yang sebelumnya bernama Pendidikan Sosial, dan dalam referensi internasional dipakai bermacam istilah seperti continuing education, nonformal education; telah mengalami perkembangan yang cukup berarti. Luasnya bidang cakupan dan dinamika masing-masing bidang yang sangat khas menuntut kecakapan kelembagaan pendidikan tinggi yang dituntut bukan hanya menghasilkan lulusan yang berkualitas, relevan, dan kompetitif, tetapi juga menghasilkan penelitian-pengembangan, konsep dan teori yang diperlukan untuk memajukan pendidikan. Sebagai contoh belajar keaksaraan saja, dulu hanya dibutuhkan sekadar dapat membaca dan menulis, sekarang dituntut dengan kemampuan keaksaraan dapat menguasai berbagai pengetahuan yang sudah menjadi kebutuhan pokok sehari-hari, seperti pengetahuan tentang kesehatan, sistem transportasi, alat komunikasi. Untuk itu, Program studi PLS secara berkala melakukan pembaharuan kurikulumnya supaya lulusan yang dihasilkan senantiasa dapat memecahkan berbagai persoalan di lapangan.
Dalam beberapa tahun terakhir ini dalam pembaharuan kurikulum dipengaruhi oleh pendekatan berbasis kompetensi yang menjadi garis kebijakan nasional; dengan mengantisipasi keterbatasan dari pendekatan tersebut. Misalnya karena diketahui bahwa perkembangan masyarakat bersifat semakin cepat, dan tak selalu dapat diduga, maka dalam perumusan kompetensi di samping yang bersifat spesifik siap pakai, juga mengandung sejumlah kompetensi generik untuk mengantisipasi perubahan yang tak terduga di masyarakat. Dalam era global dewasa ini, yang dipacu oleh perkembangan teknologi komunikasi dan informasi, dan dikendalikan berbagai kekuatan dunia, masyarakat dapat mengalami kebingungan atau ketidakberdayaan dalam menghadapi perubahan.
Untuk itu lulusan Sarjana PLS harus memiliki seperangkat kompetensi untuk mampu bukan saja membawakan dirinya tetapi juga mampu memberikan pendampingan yang mendidik di masyarakat yang sangat heterogen dan sangat berubah-ubah dengan skala dan arah perubahan yang sangat bermacam-macam.
Sejalan dengan sumber perubahan kurikulum yang sangat esensial tersebut, Jurusan PLS dalam melakukan rekonstruksi kurikulum program S1-nya, juga mengacu pada sejumlah peraturan perundangan yang berlaku.
1. Undang-undang nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional yang di dalamnya juga mengakui dan mengatur pendidikan di luar sistem persekolahan, yang menggunakan pendekatan nonformal dan informal.
2. Undang-undang nomor 14 tahun 2005 tentang guru dan dosen, yang esensinya mengatur agar pendidik dan tenaga kependidikan memenuhi standar minimal sehingga masyarakat mendapatkan jaminan layanan yang profesional.
3. Peraturan Pemerintah nomor 19 tentang Standar Nasional Pendidikan, yang pada dasarnya mengatur standar minimal layanan pendidikan, termasuk pendidikan luar sekolah atau pendidikan nonformal dan informal. Perkembangan terakhir PP tersebut telah diikuti dengan berbagai Kepmendiknas yang mengatur secara spesifik misalnya mengenai standar isi Pendidikan Kesetaraan, standar proses Pendidikan Kesetaraan.
4. Perubahan nomenklatur Ditjen PLS menjadi Ditjen Pendidikan Nonformal dan Informal, yang memperkuat keberadaan berbagai layanan pendidikan nonformal di masyarakat, serta pendidikan informal yang tak kalah pentingnya misalnya: sekolah rumah, pendidikan/penyuluhan melalui media komunikasi masa.

Cakupan kurikulum yang sudah diperbaharui ini meneruskan kurikulum versi sebelumnya meliputi 4 bidang, yaitu:Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Pendidikan Keaksaraan dan Kesetaraan, Pelatihan dan Pemberdayaan.

Rincian Kurikulum, Download di sini